Social News – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, telah sukses menyelenggarakan babak penyisihan Olimpiade IPS (Olips) dan Olimpiade Geografi (Oligones) pada Sabtu, 27 September 2025. Ajang bergengsi ini berhasil menyedot perhatian ribuan pelajar dengan total peserta yang mendaftar mencapai 652 orang.
Dalam babak penyisihan tersebut, sebanyak 473 peserta turut meramaikan kompetisi Olips, sementara Oligones diikuti oleh 179 peserta. Mereka berkompetisi dengan ketat dan penuh semangat untuk memperebutkan tiket masuk ke babak selanjutnya, yaitu posisi 100 besar dari masing-masing olimpiade.
Ketua Panitia pelaksana, Mahadir Muhammad Fikri R., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas antusiasme peserta. “Alhamdulillah, babak penyisihan Olimpiade IPS dan Geografi tahun ini berjalan dengan lancar. Tingginya minat peserta, yang mencapai ratusan orang, menjadi bukti bahwa semangat berkompetisi dan menimba ilmu di bidang IPS dan Geografi di kalangan pelajar sangatlah besar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyelenggarakan acara yang berkualitas,” ujarnya.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Muhammad Ali Wafa, selaku Ketua HMPS Pendidikan IPS. Ia menegaskan bahwa olimpiade ini merupakan salah satu wujud komitmen HMPS dalam mengembangkan dan mempromosikan ilmu-ilmu sosial dan geografi. “Melalui Olips dan Oligones, kami ingin membangun tradisi akademik yang kompetitif sekaligus kolaboratif. Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi tempat berlomba, tetapi juga wadah untuk memperluas wawasan dan jejaring antar pelajar di Indonesia,” tutur Wafa.
Acara yang digelar secara hybrid ini juga mendapat apresiasi dari pihak program studi. Nailul Fauziyah, MA., Sekretaris Prodi Pendidikan IPS UIN Malang, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Partisipasi yang sangat besar ini menunjukkan bahwa minat terhadap studi IPS dan Geografi tetap kuat. Kami berharap para peserta terbaik nantinya tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga dapat menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki wawasan kebangsaan dan global yang luas,” papar Nailul Fauziyah.
Dengan terselenggaranya babak penyisihan ini, para peserta yang berhasil lolos ke 100 besar kini akan bersiap menghadapi babak 20 besar yang rencananya akan digelar pada awal Oktober 2025. Semua pihak berharap semangat kompetisi yang sehat dan semangat keilmuan dapat terus terjaga hingga puncak acara.


