
Social News – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi keluarga, telah diselenggarakan seminar bertajuk “Mewujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi: Sinergi Pola Asuh dan Pemenuhan Gizi Keluarga”. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026 di Balai Desa Karanganyar, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, akademisi, kader posyandu, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting serta penerapan pola asuh yang tepat guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi.
Dalam sambutannya, Bapak Edi Suprapto. selaku Kepala Desa Karanganyar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah desa, akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas pola asuh anak.
Acara seminar menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya. Ibu Dr. Hj. Rofiqah, M.Pd., CHt, Dosen Psikologi UIN Malang, menyampaikan materi parenting dengan pendekatan psikologis dan pola asuh yang positif. Sementara itu, Ibu Inu Martina, S.ST, M.Si, Dosen Keperawatan, Universitas Kepanjen, memberikan penjelasan mendalam mengenai stunting, penyebab, dampak, serta upaya pencegahannya.
Seminar ini dimoderatori oleh Muhammad Syaffa Al-Fawaziy, mahasiswa UIN Malang, yang memandu jalannya diskusi dengan interaktif. Hadir pula Dr. Saiful Amin, M.Pd, Dosen UIN Malang, selaku dosen pembina dan Ketua Program Studi Pendidikan IPS yang turut mendukung kelancaran acara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kader Posyandu Desa Karanganyar dengan dukungan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 30 Navasila UIN Malang. Acara berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi.
Diharapkan melalui seminar ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran keluarga dalam mencetak generasi sehat dan berprestasi, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.



