MIU Login

Situs Geografi kali ini berada di Coban Pelangi. Coban Pelangi merupakan salah satu air terjun yang terkenal di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 84 meter dan dikenal dengan fenomena pelangi yang muncul ketika sinar matahari menembus butiran air yang jatuh, sehingga menciptakan efek visual yang indah (Sutrisno, 2018). Dari perspektif geografi, Coban Pelangi merupakan contoh nyata interaksi antara proses geomorfologi dan hidrologi dalam membentuk lanskap alam. Aliran air yang terus menerus menuruni lereng pegunungan membentuk tebing dan kolam di dasar air terjun melalui proses erosi, transportasi, dan deposisi (Prasetyo, 2019).

Gambar 1. Coban Pelangi

Batuan yang menyusun tebing air terjun Coban Pelangi terutama berupa batuan beku vulkanik yang merupakan sisa aktivitas vulkanik dari Gunung Semeru dan Gunung Bromo, sehingga wilayah ini memiliki nilai geologi tinggi. Batuan tersebut mengalami pelapukan fisik dan kimia yang memengaruhi bentuk tebing, kecepatan aliran air, serta pola sedimentasi di dasar sungai (Hidayat, 2017). Fenomena ini sangat relevan bagi studi geomorfologi karena menunjukkan bagaimana faktor geologi dan hidrologi bekerja secara simultan untuk membentuk fitur lanskap seperti air terjun.

Gambar 2. Pelapukan Batuan Vulkanik

Selain itu, Coban Pelangi juga memiliki nilai edukatif bagi mahasiswa dan peneliti geografi, terutama dalam memahami siklus air, proses erosi dan sedimentasi, serta interaksi antara batuan dan air. Aktivitas air terjun seperti pembentukan kolam, percikan air, dan pergerakan sedimen dapat dijadikan studi kasus dalam pembelajaran geografi fisik, hidrologi, dan konservasi sumber daya alam (Sutrisno, 2018). Kawasan sekitar air terjun yang masih alami juga berperan sebagai laboratorium alam, di mana mahasiswa dapat melakukan observasi langsung, pengambilan sampel batuan, serta pengukuran debit air dan kecepatan aliran untuk analisis hidrologi (Prasetyo, 2019).

Daftar Pustaka

Hidayat, R. (2017). Geomorfologi kawasan pegunungan Malang: Studi tentang batuan dan proses erosi. Jurnal Geografi Indonesia, 12(2), 45–58.

Prasetyo, D. (2019). Analisis hidrologi air terjun di Jawa Timur: Studi kasus Coban Pelangi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 7(1), 12–22.

Sutrisno, A. (2018). Interaksi geomorfologi dan hidrologi pada air terjun pegunungan tropis. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia Press.