
Social News – Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan tema “Ecopesantren: Pesantren sebagai Laboratorium Pendidikan Lingkungan Hidup dan Gerakan Sosial Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 30 September 2025 di Gedung DR. (HC). Ir. Soekarno lantai 5 dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika.
Acara dibuka dengan sambutan Dr. Saiful Amin, M.Pd selaku Kaprodi Pendidikan IPS yang menegaskan bahwa tema ini sangat relevan dengan program kerja Rektor UIN Maliki Malang periode 2025-2029 serta upaya prodi dalam mengintegrasikan isu-isu lingkungan ke dalam pengembangan keilmuan IPS. Dilanjutkan oleh Dr. Drs. M. Yunus, M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FITK. Dalam kesempatan tersebut beliau menekankan pentingnya peran pesantren dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus gerakan sosial yang berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. H. Muhammad Turhan Yani, M.A., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Surabaya. Dalam paparannya, beliau menguraikan konsep Ecopesantren yang menempatkan pesantren sebagai pusat pembelajaran, inovasi sosial, serta praktik nyata kepedulian lingkungan. Menurutnya, pesantren memiliki modal sosial dan budaya yang sangat kuat sehingga berpotensi menjadi pionir dalam pendidikan lingkungan hidup di Indonesia.
Diskusi yang dipandu oleh Azharotunnafi, M.Pd sebagai moderator berjalan dinamis. Antusiasme peserta tampak dari berbagai pertanyaan dan tanggapan terkait strategi implementasi Ecopesantren serta tantangan keberlanjutannya di masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan IPS diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya integrasi antara pendidikan, agama, dan lingkungan. Selain itu, kuliah tamu ini memperkuat komitmen Program Studi Pendidikan IPS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial serta kepedulian terhadap isu-isu keberlanjutan.





