Social News (Malang, 6-7 Juni 2026) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS (HMPS PIPS) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Volunteer Pelita Pendidikan. Mengusung tema “Satu Langkah Mengabdi, Sejuta Mimpi Terinspirasi”, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2026 di Panti Asuhan Hajjah Khodijah, Sumberpasir, Kota Malang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta dan melibatkan 28 pengurus serta anak panti.
Kegiatan Volunteer Pelita Pendidikan dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak sekaligus fondasi penting dalam membentuk masa depan yang lebih baik. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua anak memperoleh kesempatan belajar yang setara, terutama anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan kerap menghadapi keterbatasan sarana belajar maupun pendampingan tambahan. Melihat kondisi tersebut, HMPS PIPS UIN Malang berinisiatif menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pendampingan belajar, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata untuk menumbuhkan motivasi, rasa percaya diri, serta semangat meraih cita-cita bagi anak-anak panti asuhan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian aktivitas edukatif dan interaktif. Pada hari pertama, Sabtu (6/6/2026), kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan persiapan dan pemberangkatan menuju lokasi. Setelah seluruh peserta tiba di Panti Asuhan Hajjah Khodijah, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan singkat, pembukaan, serta sambutan. Momen berikutnya diisi dengan penyerahan donasi sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada pihak panti asuhan. Untuk menciptakan suasana yang hangat dan akrab, panitia kemudian mengadakan sesi perkenalan dan permainan bersama anak-anak panti. Hari pertama ditutup dengan pengecekan dokumentasi, pembersihan area kegiatan, dan kepulangan panitia.

Sementara itu, pada hari kedua, Minggu (7/6/2026), kegiatan dimulai lebih awal, yakni pukul 07.00 WIB. Fokus utama kegiatan pada hari kedua adalah pendampingan dan pengajaran kepada anak-anak panti sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Agar proses belajar berlangsung menyenangkan dan tidak monoton, sesi pembelajaran diselingi dengan berbagai kegiatan ice breaking. Setelah seluruh rangkaian pengajaran selesai, kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama, pembersihan tempat, serta evaluasi panitia sebagai bahan refleksi dan perbaikan untuk kegiatan mendatang.
Narasumber kegiatan, Gud Fan Arif Septiawan, menjelaskan bahwa pengajaran yang diberikan dalam kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, jiwa sosial, serta nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Ia menyampaikan bahwa materi disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak-anak panti, mulai dari anak yang belum bersekolah, tingkat MI, MTs, hingga SMK.
“Pengajaran di Panti Asuhan Hajjah Khodijah meliputi pengajaran tentang kepribadian, jiwa sosial, kebersamaan, dan kekeluargaan. Dengan beberapa pembagian jenjang yakni belum sekolah, tingkat MI, tingkat MTs, dan SMK. Masing-masing tingkatan diberikan materi yang berbeda. Untuk anak yang belum sekolah, kegiatan diisi dengan belajar mewarnai. Tingkat MI diajak membangun menara dari stik, sedangkan tingkat MTs dan SMK diberikan materi public speaking. Harapan dari semua itu yakni mental, rasa kekeluargaan, dan jiwa sosial anak-anak Panti Asuhan Hajjah Khodijah semakin berkembang. Anak-anak saat diajar juga sangat antusias dan semangat. Mereka mengerjakan semua materi yang diajarkan, dan seluruh tim juga ikut serta dalam pengajaran dengan semangat yang luar biasa,” ungkapnya.

Ketua HMPS PIPS UIN Malang, Kresna Adi Prasetya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi peran mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Melalui kegiatan Volunteer Pelita Pendidikan, HMPS PIPS ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan motivasi bagi anak-anak panti asuhan.
Lebih dari sekadar kegiatan belajar-mengajar, Volunteer Pelita Pendidikan menjadi wadah untuk mempererat hubungan kemanusiaan antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan. Kehadiran para relawan tidak hanya membawa materi pembelajaran, tetapi juga menghadirkan perhatian, semangat, dan pengalaman kebersamaan yang berkesan bagi anak-anak. Dengan mengusung semangat “Satu Langkah Mengabdi, Sejuta Mimpi Terinspirasi”, HMPS PIPS UIN Malang berharap kegiatan ini mampu menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi tumbuhnya harapan, kepercayaan diri, dan cita-cita anak-anak Panti Asuhan Hajjah Khodijah.






