MIU Login

PEMBENTUKAN PRODI S2 PENDIDIKAN IPS UIN MALANG: LANGKAH STRATEGIS PENGEMBANGAN FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

Social News (Malang, 29 Januari 2026) – Rapat persiapan pendirian Program Studi Magister (S2) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berlangsung dinamis di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pada Rabu, 28 Januari 2026. Rapat ini menandai langkah strategis universitas dalam menjawab kebutuhan akan tenaga pendidik dan peneliti di bidang Pendidikan IPS yang berkompetensi tinggi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Saiful Amin, M.Pd., selaku Ketua Program Studi S1 Pendidikan IPS. Dalam sambutannya, Dr. Amin menekankan pentingnya kesinambungan antara jenjang sarjana dan magister. “Kehadiran Prodi S2 Pendidikan IPS merupakan jawaban atas aspirasi dan kebutuhan pengembangan karir serta keilmuan para lulusan S1 dan praktisi pendidikan di lapangan,” ujarnya.

Rapat kemudian diisi dengan pengarahan visioner dari Dekan FITK, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A. Beliau menyampaikan dukungan penuh pihak fakultas dan universitas terhadap rencana pendirian prodi baru ini. “Pendirian S2 Pendidikan IPS adalah bagian dari visi pengembangan FITK sebagai pusat unggulan pendidikan guru yang berbasis pada integrasi keilmuan, keislaman, dan kemodernan. Prodi ini diharapkan mampu menghasilkan magister pendidikan yang tidak hanya ahli dalam konten IPS, tetapi juga dalam metodologi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan tantangan zaman,” pesan Prof. Walid.

Proses rapat dipimpin langsung oleh Ketua Tim Panitia Pendirian Prodi, Dr. Dwi Sulistiani, M.S.A. Dalam paparannya yang komprehensif, Dr. Sulistiani memaparkan roadmap pendirian prodi, mulai dari analisis kebutuhan pasar (need assessment), penyusunan kurikulum yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan standar nasional pendidikan tinggi, hingga persiapan kelengkapan administrasi untuk diajukan ke Kementerian. “Rapat hari ini adalah titik tolak yang krusial. Kita fokus pada penyusunan dokumen kurikulum inti dan identifikasi sumber daya, baik dosen, sarana, serta prasarana pendukung,” jelasnya.

Diskusi berlangsung partisipatif dengan melibatkan para pakar dan perwakilan dosen Pendidikan IPS di lingkungan FITK. Berbagai masukan konstruktif mengalir, terutama terkait dengan kekhasan kurikulum yang mengintegrasikan wawasan global IPS dengan nilai-nilai kearifan lokal dan keislaman, serta penajaman pada bidang konsentrasi yang dibutuhkan dunia pendidikan nasional.

Diharapkan, dari serangkaian rapat lanjutan yang telah terjadwalkan, dokumen pendirian Prodi S2 Pendidikan IPS dapat segera diselesaikan dan diajukan untuk memperoleh izin operasional. Keberhasilan pendirian prodi ini diyakini akan menjadi kontribusi signifikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkaya khazanah pendidikan pascasarjana dan menyediakan solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan IPS di Indonesia.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait