MIU Login

Wanasa Raih Gelar Lulusan Terbaik Non-Akademik FITK UIN Maliki Berkat Karya Ilmiah dan Jurnalistik

Social News – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang telah melaksanakan acara puncak Yudisium pada Rabu, 24 September 2025 lalu. Acara yang berlangsung lancar ini tidak hanya merayakan kelulusan akademik tetapi juga mengapresiasi berbagai pencapaian luar biasa mahasiswa, termasuk di bidang non-akademik.

Salah satu sorotan dalam yudisium ini datang dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Wanasa Rahmat Akbar Adzani tercatat sebagai lulusan yang menyandang gelar terbaik bidang non-akademik. Wanasa membuktikan bahwa prestasi di dalam dan luar kelas dapat berjalan beriringan.

Prestasi non-akademik Wanasa sungguh mengagumkan dan mencerminkan kompetensi yang relevan dengan dunia pendidikan dan penelitian. Prestasi tersebut antara lain:

  1. Publikasi Artikel Ilmiah di Jurnal Sinta 4 dan HAKI. Wanasa berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya yang berjudul “Analysis of Local Islamic History – Exploring the Exemplary Role of Sheikh Hisamuddin as an Islamic Preacher in Lamongan, East Java” dalam jurnal terakreditasi SINTA 4. Tidak hanya itu, karya tulis tersebut juga telah terdaftar resmi sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), menunjukkan orisinalitas dan nilai akademik yang tinggi. Karya ini memberikan kontribusi signifikan dalam menggali kearifan lokal dan sejarah Islam di Jawa Timur.
  2. HAKI untuk Kompilasi Media Jurnalistik Independen. Prestasi kedua yang ia raih adalah kepemilikan HAKI untuk karya jurnalistiknya dalam “THE PRAHOTO”, sebuah media jurnalistik independen. Wanasa aktif berkontribusi pada segmen “Alternative Perspective” dan “Relik Repertoar”, yang menunjukkan kemampuan analisis, penulisan, dan penyajian perspektif yang segar di bidang sosial dan humaniora.

Pencapaian Wanasa ini menjadi bukti nyata bahwa atmosfer akademik di Prodi Pendidikan IPS FITK UIN Maliki Malang tidak hanya fokus pada capaian kurikuler, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya, meneliti, dan berkontribusi kepada masyarakat melalui disiplin ilmu yang ditekuni. Kemampuan meneliti sejarah lokal dan keterampilan jurnalistik yang dimilikinya merupakan aset berharga bagi seorang calon pendidik IPS yang dituntut untuk kritis dan mampu menyajikan ilmu yang kontekstual.

Kaprodi Pendidikan IPS, UIN Maliki Malang, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh lulusan Prodi Pendidikan IPS. Terkhusus untuk pencapaian non-akademik seperti yang ditorehkan Wanasa, beliau berharap dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan menghasilkan karya-karya konkret yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan ditutupnya proses yudisium ini, diharapkan para lulusan FITK UIN Maliki Malang, termasuk Wanasa Rahmat Akbar Adzani, dapat menerapkan ilmu dan pengalamannya di masyarakat dan menjadi agen-agen perubahan yang kompeten dan berkarakter.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait